Sudahkah Kita Memanfaatkan Nikmat Allah

Bismillahirrohmanirrohim

Sudahkah kita memanfaatkan nikmat Allah. Allah s.w.t. telah memberikan nikmat yang paling berharga dalam hidup. Nikmat hidup yang paling berharga itu adalah nikmat menjadi seorang Islam dan beriman kepada Allah s.w.t. Cukuplah dengan nikmat ini kita menjadi di kalangan orang paling beruntung. Ia melebihi segala nikmat yang ada di dunia ini. Maka, apakah tegar untuk kita mendustai nikmat-nikmat yang telah Allah s.w.t limpahkan kepada kita?

Sesungguhnya manusia yang rugi adalah manusia yang tidak pernah menghargai nikmat yang Allah s.w.t telah berikan di dalam usia hidup kita di dunia ini. Dunia ini tiada apa melainkan hanya fantasi semata. Ia hanya material dan ia tidak kekal selamanya. Diberikan dunia ini kerana Allah s.w.t. hendak menguji apakah kita boleh mencapai tahap keimanan yang tinggi dalam menjadi mukmin yang bertaqwa.

Di dalam hidup ini, nilai paling tinggi adalah hidup berpendirian. Andai nikmat seperti ini kita lepaskan dan beriya mengejar dunia, apa untungnya? Teringat akan kata-kata Hamka iaitu:

Sudahkah Kita Memenfaatkan Nikmat Allah

Hidup bukanlah bilangan tahun dan nilainya bukanlah berapa emas tertumpuk. Hidup adalah pendirian dan kepercayaan. Konsekuensi dari pendirian dan kepercayaan ialah perjuangan. Berhenti berpendirian, lalu berhenti berjuang, nescaya berhentilah hidup. Walau badan masih di dunia,walau nafas masih turun naik.

ketika angin berhembus kencang ada beberapa hal yang pasti terjadi dari peristiwa tersebut, salah satunya daun diranting pohon berguguran, dari situlah kita belajar, kita ambil hikmah bahwa sehelai daun yang jatuh tak pernah protes, tak pernah mengeluh, dan tak pernah bersedih karena itu kodratullah, Allah yang telah mengaturnya..

 

ini adalah sebuah analogi

Itu merupakan suatu hal yang perlu kita resapi terkadang kita sering kali tidak puas walupun Allah memberikan kecukupan, kita sering kali mengeluh ketika diterpa oleh kesusahan padahal Allah hanya menguji kesabaran kita, kita sering kali protes ketika kita diberi kekurangan padahal Allah berikan kita potensi lain dalam diri kita salahnya kita adalah kurang bersyukur atas karunia dan Nikmat Allah swt..

sselagi ada waktu dan kesempatan mari kita benahi diri dan bersyukurlah atas apa yang Allah berikan.

“Barang siapa yang bersyukur, niscaya akan Aku tambah nikmatnya, dan barang siapa yang kufur maka balasan-Ku itu lebih pedih”